Topic outline

  • PENDAHULUAN

    Gravimetri dan volumetri merupakan metode analisis kuantitatif konvensional tertua dengan akurasi tinggi,  dapat digunakan untuk sampel padat  maupun fluida. Metode analisis volumetri didasarkan pada pengukuran volume sedangkan gravimetri pada pengukuran massa. Kedua metode konvensional tersebut sebagai dasar untuk memahami konsep-konsep reaksi dan analisis kimia serta melatih keterampilan dasar di Laboratorium juga dapat mempermudah dalam mempelajari suatu analisis baru yang serupa.

    https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcRb0HIisYJ1xky9VZ8qZKxUoW1x5_orDWQt8uFo7aslhB1nSTb8Setelah mempelajari modul ini diharapkan  anda dapat  menyusun dan menerapkan metode analisis kimia konvensional dengan benar  mengikuti Good Laboratory Practices (GLP) dan melaksanakan K3  untuk sampel padat dan fluida, dapat melakukan perhitungan-perhitungan volumetri dan gravimetri untuk mendapatkan data yang akurat dan terhindar dari bahaya.

    Modul ini dikemas dalam empat kegiatan belajar yang disusun dengan urutan sebagai berikut :

    Kegiatan Belajar 1: Analisis Gravimetri

    Kegiatan Belajar 2: Ruang Lingkup Analisis Volumetri

    Kegiatan Belajar 3: Analisis Volumetri Argentometri

    Kegiatan Belajar 4: Analisis Volumetri Kompleksometri

    Modul ini dilengkapi dengan rangkuman, tugas-tugas beserta petunjuk untuk jawabannya, tes formatif, tugas akhir dan tes akhir beserta kunci jawaban yang ditempatkan pada bagian akhir modul ini.

    Agar dapat memahami isi modul ini, disarankan anda mempelajari isinya dengan seksama dari setiap kegiatan belajar, bila belum paham juga bisa diulangi lagi  dan mengerjakan semua latihan, tugas, tes formatif, tugas akhir, dan  tes akhir yang diberikan sampai tuntas.

    Selamat belajar, semoga sukses.

  • Kegiatan Belajar 1: Ruang Lingkup Analisis Gravimetri

    Kegiatan Belajar 1: Ruang Lingkup Analisis Gravimetri.

    Dra. Zackiyah, M.Si

     

    Setelah mempelajari Modul 1 dan 2 anda dihadapkan pada Modul 3 khususnya KB1 Ruang Lingkup Analisis Gravimetri. Agar berhasil dalam mempelajari analisis gravimetri khususnya Gravimetri pengendapan,  anda harus sudah memahami masalah hasil kali kelarutan suatu senyawa untuk mengetahui jumlah  pereaksi pengendap dalam mencapai kesempurnaan pengendapan, bila belum buka kembali bahan kuliah Kimia Dasar. Selanjutnya lihat capaian pembelajaran dan sub capaian pembelajaran mata kegiatan, pelajari dengan sekasama uraian materi, kerjakan semua tugas-tugas yang diberikan, tes formatif,  tugas akhir, dan tes sumatif.

    Capaian Pembelajaran Mata kegiatan :

    Menyusun dan menerapkan analisis sampel dengan metode gravimetri


    Sub Capaian Pembelajaran Mata Kegiatan :


    Merancang dan melaksanakan analisis kimia sampel fasa padat mengikuti prosedur metode Gravimetri.

    https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcRruFatZTGI5Yxiu91XKJtSUx1_vGtY8-UXqppfDF9G_axXJq24nw
    Pokok-pokok Materi :


    1.1. Metode Gravimetri dengan Pengendapan
    1.2. Mendapatkan Partikel yang Besar dan Mudah Disaring
    1.3. Mekanisme Pembentukkan Endapan
    1.4. Perhitungan Gravimetri

  • KEGIATAN BELAJAR 2: RUANG LINGKUP ANALISIS VOLUMETRI.

    Kegiatan Belajar 2: Ruang Lingkup Analisis Volumetri

    Dra. Zackiyah,M.Si

    Berbeda dengan analisis gravimetri yang berbasis massa, sekarang anda dihadapkan pada analisis volumetri yang berbasis pada volume tetapi keduanya mempunyai persamaan dalam hal  stoikhiometri reaksi. Untuk itu, anda harus betul-betul memahami reaksi yang terjadi pada prosedur yang digunakan  agar tidak mengalami kekeliruan dalam perhitungan sehingga tidak mengalami kesalahan dalam memberikan laporan. Selanjutnya lihat capaian pembelajaran dan sub capaian pembelajaran mata kegiatan, pelajari dengan sekasama uraian materi, kerjakan semua tugas-tugas yang diberikan, tes formatiftugas akhir, dan tes sumatif.

    Capaian Pembelajaran Mata kegiatan :

    Menyusun dan menerapkan analisis kimia untuk sampel fasa padat dan fluida dengan metode volumetri.

    Sub Capaian Pembelajaran Mata Kegiatan :

    Merancang dan melaksanakan analisis kimia sampel fasa padat mengikuti prosedur metode volumetri.

     http://minisite.proj.hkedcity.net/chemtech/upload/13B_Titration_II.JPG

    Pokok-pokok Materi :

    2.1.    Alat-alat yang digunakan untuk analisis volumetri

    2.2.  Membersihkan alat-alat gelas yang digunakan untuk tirasi volumetri

    2.3.   Membuat larutan standar primer

    2.4.    Cara memipet larutan sampel

    2.5.    Cara mengisi buret

    2.6.   Cara menitrasi larutan sampel

    2.7.   Cara membaca miniscus buret

    2.8.   Titik ekivalen (stokiometri) dan titik akhir titrasi

    2.9.   Menghitung konsentrasi analit.

  • KEGIATAN BELAJAR 3: Analisis Volumetri Argentometri

    Selamat datang di pembelajaran titrasi Argentometri....

    Titrasi argentometri merupakan salah satu bentuk analisis kimia titrimetri yang didasarkan pada reaksi pengendapan. Melalui modul ini saudara diharapkan dapat memahami prinsip-prinsip dasar titrasi argentometri, menentukan konsentrasi sampel yang dianalisis dengan bantuan kurva titrasi, beberapa faktor yang mempengaruhi terhadap proses dan hasil tritasi argentometri, perbedaan prinsip titrasi argentometri cara Mohr, Volhard, dan Fajans, dan penggunaan indikator dalam titrasi Argentometri. Setelah mempelajari modul ini diharapkan saudara memahami benar tentang titrasi argentometri, yang meupakan salah satu jenis titrimetri dalam analisis kimia.

    Selamat Belajar semoga menambah ilmu kimia analitik.

    Capaian Pembelajaran Mata Kegiatan:

    1. mendeskripsikan prinsip reaksi argentometri.
    2. mengaplikasikan prinsip titrasi argentometri dalam analisis kimia.

    Sub Capaian Pembelajaran Mata Kegiatan:

    1. menjelaskan prinsip titrasi argentometri
    2. menghitung harga konsentrasi  ion Ag+ dan anion dalam titrasi argentometri.
    3. membuat kurva titrasi argentometri berdasarkan data konsentrasi anion dan pAg.
    4. menjelaskan teknik dan kegunaan titrasi argentometri.
    5. menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi kurva titrasi.
    6. menjelaskan perbedaan prinsip titrasi argentometri cara Mohr, Volhard, dan Fajans.
    7. menjelaskan penggunaan indikator dalam titrasi Argentometri

    Pokok-pokok Mtaeri Kegiatan:

    1. Prinsip dasar titrasi argentometri
    2. Perhitungan titrasi argentometri.
    3. Teknik titrasi argentometri
    4. Faktor-faktor yang mempengaruhi kurva titrasi.
    5. Prinsip titrasi argentometri cara Mohr, Volhard, dan Fajans.
    6. Indikator dalam titrasi Argentometri. 

    http://hardsoftwater.com/wp-content/uploads/2015/12/Determination-of-chloride-in-water.jpg

  • KEGIATAN BELAJAR 4: ANALISIS VOLUMETRI KOMPLEKSOMETRI

    Kegiatan belajar 4: Analisis Volumetri Kompleksometri

    Dra. Zackiyah, M.Si

    Selamat,  anda sudah berhasil melewati KB1, KB2, dan KB3 pada modul 3, sekarang anda dihadapkan pada KB4. Perlu dipahami pada volumetri kompleksometri ini adalah reaksi pengomplekan yang stabil antara ion logam dengan pengompleks. Kestabilan kompleks dapat dilihat dari nilai konstanta kesetimbangan komplek senyawa yang bersangkutan. Semakin besar nilai konstanta tersebut, semakin stabil kompleks tersebut. Reaksi pembentukan kompleks ini bermanfaat pula pada metode spektrometri visible. Selanjutnya anda dapat melihat capaian pembelajaran dan sub capaian pembelajaran mata kegiatan, pelajari dengan sekasama uraian materi, kerjakan semua tugas-tugas yang diberikan, tes formatiftugas akhir, dan tes sumatif.

    Capaian Pembelajaran Mata kegiatan :

    Menyusun dan menerapkan analisis kimia untuk sampel fasa padat dan fluida dengan metode volumetri kompleksometri

    Sub Capaian Pembelajaran Mata Kegiatan :

    Merancang dan melaksanakan analisis kimia sampel fasa padat mengikuti prosedur metode volumetri kompleksometri.

    https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/4/4a/EDTA-from-xtal-1972-3D-balls.png

    Pokok-pokok Materi :

    4.1.   Analisis volumetri kompleksometri

    4.2.   Reaksi pembentukan kompleks

    4.3.   Kestabilan kompleks

    4.4.  Titrasi yang melibatkan ligan monodentat

    4.5.   Titrasi sianida dengan ion perak (Metode Liebig)

    4.6.  Titrasi ion logam dengan EDTA

    4.7.   Kompleks EDTA dengan Logam

    4.8.  Teknik dan Kegunaan Titrasi dengan EDTA

    4.9.   Kurva titrasi 

    4.10. Indikator logam