Topic outline

  • General

    Modul 2 ATP

     
    AGRIBISNIS TANAMAN
    MODUL 3: Pemuliaan dan Perbenihan Tanaman
    Semester Genap 2018/2019 - 3 SKS
    Dosen: Prof. Dr. Patang, M.Si

     

    SELAMAT DATANG
     

             

    Perkenalkan saya: PATANG

    Saya bekerja sebagai PNS dosen dengan jabatan fungsional Profesor pada Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar

    Perlu saya sampaikan bahwa pada Mata Kegiatan ini, kita akan membahas tentang :Pemuliaan dan Perbenihan Tanaman.

    Rasional dan Deskripsi Singkat

    Kemajuan pertanian suatu negara sangat ditentukan jumlah varietas unggul baru yang diperoleh. Dengan diundangkannya Undang-Undang Perlindungan Varietas di Indonesia, maka atmosfer investasi dan penelitian yang mengarah ke pembuatan varietas baru semakin baik. Hal ini membuka peluang berkembangnya perusahaan-perusahaan swasta yang mengusahakan benih yang lebih baik dan disukai konsumen. Hal ini tampak dari munculnya banyak perusahaan swasta baik asing maupun lokal yang bergerak dalam bidang perbenihan terutama varietas hibrida.

    Daya kompetisi perusahaan benih sangat tergantung pada kualitas produk yang dihasilkan terutama yang berkaitan dengan kemampuan produksi, kualitas dan ketahanan terhadap hama-penyakit. Varietas unggul tersebut hanya dapat diperoleh dengan melalui proses pemuliaan tanaman. Perusahaan-perusahaan tersebut sangat memerlukan tenaga pemulia yang terampil dan cerdas. Oleh sebab itu program studi pemuliaan tanaman merupakan salah satu program studi yang sangat strategis di bidang pertanian. Di masa yang akan datang, akan lebih banyak lagi pemulia tanaman yang dibutuhkan untuk mempercepat kemajuan teknologi dan perkembangan ekonomi petani Indonesia.

    Relevansi

    Perbanyakan tanaman merupakan serangkaian kegiatan yang diperlukan untuk menyediakan materi tanaman baik untuk kegiatan penelitian maupun program penanaman secara luas. Kegiatan ini dapat dilakukan dengan cara vegetatif. Dengan penerapan teknik pembiakan vegetatif akan diperoleh bibit yang memiliki struktur genetik yang sama dengan induknya

    Para lulusan di SMK diharapkan akan dapat bekerja pada industri benih yang saat ini tengah berkembang di Indonesia. Sektor perkebunan juga banyak membutuhkan para tenaga Pemuliaan Tanaman. Peluang kerja yang besar tersebut dapat dilihat dari banyaknya alumni SMK yang bekerja di berbagai lembaga penelitian pertanian, perusahaan benih dan berbagai perkebunan. Tidak sedikit pula para lulusan program studi ini yang memilih berwiraswasta di bidang pertanian karena mereka telah memiliki keterampilan dalam menciptakan benih unggul yang sangat di sukai oleh konsumen.

     Petunjuk Belajar

    Modul ini terdiri dari 4 Kegiatan Belajar (KB), sesuai dengan pendalaman materi kegiatan pada 4 mata kegiatan yaitu: KB 1 pemuliaan tanaman, KB 2 perbanyakan tanaman secara vegetatif, KB  3 Perbanyakan tanaman secara generatif, dan KB 4 perbanyakan tanaman secara kultur jaringan. Pada  setiap  KB,  berisi kegiatan membaca materi, melihat video, PPT, mengerjakan tugas dan mengerjakan tes formatif dan tes sumatif.

    Jawablah semua soal formatif dan sumatif pada setiap Kegiatan Belajar, kemudian cocokkan jawaban Anda dengan kunci jawaban dan nilai hasilnya. Apabila Anda mendapatkan hasil 80 % ke atas, maka Anda dinyatakan lulus dan silahkan melanjutkan ke Kegiatan Belajar selanjutnya, tetapi apabila mendapatkan nilai kurang dari 80%, maka Anda diminta membaca dan memahami isi modul kembali dan menjawab soal formatif dan atau sumatif lagi. Mulailah kegiatan dengan KB 1 dan seterusnya.

    Peta Kompetensi

  • Kegiatan Belajar 1 : Pemuliaan Tanaman

    Melalui kegiatan belajar ini Anda akan mempelajari tentang pemulian tanaman. Dalam budidaya tanaman, aspek pemulian tanaman sangat penting untuk menemukan varietas tanaman yang unggul dengan produksi yang tinggi. Materi ini memang agak sulit, namun Anda tidak perlu kwuatir karena materi pada kegiatan belajar ini telah dirancang agar mudah dipahami, mudah dimengerti dan mudah diaplikasikan. Oleh karena itu, materi dalam kegiatan belajar ini dibuat sederhana dan dilengkapi dengan gambar, video, PPT dan rangkuman. Pada bagian akhir materi, juga dilengkapi dengan contoh soal untuk memudahkan Anda dalam mengetahui tingkat pemahaman Anda terhadap isi materi dalam kegiatan belajar ini. Jika Anda belum memahami isi materi dengan baik, maka Anda dapat membaca ulang isi materi, lalu kembali menjawab soal-soal yang telah disajikan. Untuk jelasnya, Anda dapat mengikuti dan mempelajari isi materi tentang pemulian tanaman dibawah ini.

    Kegiatan belajar ini membahas strategi dasar pemulian tanaman, pemulian tanaman pangan dan hortikultura, dan pemulian tanaman perkebunan, sehingga setelah mempelajari materi ini Anda dapat menjelaskan dasar pemulian tanaman yang terkait dengan plasma nutfah, peningkatan keragaman melalui introduksi dan persilangan tanaman, pemuliaan dengan bantuan mutasi seperti mutasi gen, genom, kromoson dan plasmon dan plastidom, Anda dapat melakukan pemulian tanaman pangan dan hortikultura khususnya tanaman biji-bijian seperti jagung, kedele, tanaman serealia seperti padi, tanaman sayuran seperti cabe, serta pemulian tanaman perkebunan seperti tanaman kelapa.

    Capaian Kegiatan Belajar

    Mahasiswa dapat melakukan pemuliaan pada tanaman dengan baik dan benar

    • Mahasiswa dapat menjelaskan strategi dasar pemuliaan tanaman
    • Mahasiswa dapat melakukan pemuliaan tanaman pangan dan hortikultura
    • Mahasiswa dapat melakukan pemuliaan tanaman perkebunan

    Pokok-Pokok Materi

  • Kegiatan Belajar 2 : Perbanyakan Secara Vegetatif

    Pada kegiatan belajar ini Anda akan mempelajari tentang perbanyak tanaman secara vegetatif. Perbanyakan  tanaman  secara  vegetatif  merupakan  cara perbanyakan  tanaman menggunakan bagian tanaman selain biji. Perbanyakan tanaman secara vegetatif dapat  terjadi  secara  alami  ataupun  buatan. Untuk memudahkan Anda dalam mempelajari materi ini, maka materi ini berisi materi yang disusun dengan sederhana sehingga mudah dipahami serta dilengkapi dengan gambar, video, PPT dan rangkuman. Pada bagian akhir materi, juga dilengkapi dengan contoh soal untuk memudahkan Anda dalam mengetahui tingkat pemahaman Anda terhadap isi materi dalam kegiatan belajar ini. Jika Anda belum memahami isi materi dengan baik, maka Anda dapat membaca ulang isi materi, lalu kembali menjawab soal-soal yang telah disajikan. Untuk jelasnya, Anda dapat mengikuti dan mempelajari isi materi tentang perbanyakan tanaman secara vegetatif dibawah ini.

    Kegiatan belajar ini membahas perbanyakan tanaman vegetatif alami, dan buatan, sehingga setelah mempelajari materi ini Anda dapat menjelaskan perbanyakan tanaman vegetatif alami seperti stolon, corm, bulb (umbi lapis), tuber (umbi batang), rizhome dan perbanyakan dengan tunas/anakan. Melalui materi ini Anda juga dapat melakukan perbanyakan tanaman secara vegetatif buatan seperti  setek, grafting, budding/okulasi, dan cangkok.

    Capaian Kegiatan Belajar

    Mahasiswa dapat melakukan proses perbanyakan tanaman secara vegetatif

    • Mahasiswa dapat melakukan perbanyakan vegetatif tanaman secara alami
    • Mahasiswa dapat melakukan perbanyakan vegetatif tanaman secara buatan


    Pokok-Pokok Materi

  • Kegiatan Pembelajaran 3: Perbanyakan Tanaman Secara Generatif

    Melalui kegiatan belajar ini Anda akan mempelajari tentang perbanyakan tanaman secara generatif. Tanaman yang berasal dari perkembangbiakan secara generatif memiliki sifat gabungan dari induknya. Beberapa jenis perkembangbiakan secara generatif adalah konjugasi, isogami, anisogami, dan penyerbukan. Materi dalam kegiatan belajar ini telah disusun agar Anda dapat mempelajarinya dengan mudah serta dapat mengaplikasikan di lapangan.  Untuk memudahkan Anda dalam mempelajari materi ini, maka materi ini berisi materi yang disusun dengan sederhana sehingga mudah dipahami serta dilengkapi dengan gambar, video, PPT dan rangkuman. Pada bagian akhir materi, juga dilengkapi dengan contoh soal untuk memudahkan Anda dalam mengetahui tingkat pemahaman Anda terhadap isi materi dalam kegiatan belajar ini. Jika Anda belum memahami isi materi dengan baik, maka Anda dapat membaca ulang isi materi, lalu kembali menjawab soal-soal yang telah disajikan. Untuk jelasnya, Anda dapat mengikuti dan mempelajari isi materi tentang perbanyakan tanaman secara generatif dibawah ini

    Kegiatan belajar ini membahas perbanyakan tanaman secara benih, sehingga setelah mempelajari materi ini Anda dapat melakukan perbanyakan tanaman secara konjugasi, isogami, anisogami dan penyerbukan. Melalui materi ini Anda juga dapat melakukan perbanyakan benih dan berbagai perlakuannya, serta menentukan lokasi pembibitan yang terkait dengan tempat, jalan, drainase, ketersediaan air, kondisi tanah dan areal pertanaman, penyiapan benih yang terkait dengan kriteria benih yang baik dan kebutuhan benih serta faktor-faktor yang mempengaruhi perkecambahan biji yang terdiri atas kematangan biji, ukuran biji, dormasi serta faktor luar lainnya seperti air, suhu, oksigen. Disamping itu, Anda juga dapat melakukan pembibitan tanaman perkebunan seperti pembibitan pada tanaman karet, kakao, dan kelapa sawit.

    Capaian Kegiatan Belajar

    Mahasiswa dapat melakukan proses perbanyakan tanaman secara generative

    • Mahasiswa dapat melakukan perbanyak tanaman secara generatif dengan cara konjugasi,isogami, anisogami,dan penyerbukan
    • Mahasiswa dapat menjelaskan prinsip-prinsip pembiakkan generatif
    • Mahasiswa dapat menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi perkecambahan biji
    • Mahasiswa dapat melakukan pemilihan lokasi pembibitan
    • Mahasiswa dapat melakukan pembibitan tanaman perkebunan tahunan
    • Mahasiswa dapat melakukan pengepakan bibit

    Pokok-Pokok Materi

  • Kegiatan Pembelajaran 4: Perbanyakan Tanaman Secara Kultur Jaringan

    Melalui kegiatan belajar ini Anda akan mempelajari tentang perbanyakan tanaman secara kultur jaringan. Kultur jaringan merupakan metode guna mengisolasi salah satu bagian dari tanaman seperti sekelompok sel ataupun jaringan yang ditumbuhkan dengan kondisi aseptik, yang dapat menyebabkan bagian tanaman tersebut untuk memperbanyak diri tumbuh menjadi sebuah tanaman yang lengkap kembali. Adanya teknik kultur jaringan menjadi salah satu cara untuk memperbanyak tanaman secara vegetatif. Bagi orang awam, materi perbanyak tanaman secara kultur jaringan memang sulit, oleh karena iru dalam penyusunan materi pada kegiatan belajar ini dibuat sedemikian rupa sehingga Anda dapat mempelajarinya dengan mudah. Oleh karena itu, dalam materi ini dilengkapi dengan gambar, video, PPT dan rangkuman. Pada bagian akhir materi, juga dilengkapi dengan contoh soal untuk memudahkan Anda dalam mengetahui tingkat pemahaman Anda terhadap isi materi dalam kegiatan belajar ini. Jika Anda belum memahami isi materi dengan baik, maka Anda dapat membaca ulang isi materi, lalu kembali menjawab soal-soal yang telah disajikan untuk mengetahui tingkat pemahaman Anda terhadap isi materi. Untuk jelasnya, Anda dapat mengikuti dan mempelajari isi materi tentang perbanyakan tanaman secara kultur jaringan dibawah ini

    Kegiatan belajar ini membahas prinsip, tujuan, keuntungan dan kerugian kultur jaringan, prasayarat, alat dan bahan kultur, metode kultur, tahapan-tahapan kultur dan kultur jaringan untuk pelestarian plasma nutfah, sehingga setelah mempelajari materi ini, Anda dapat melakukan kultur jaringan pada tanaman dengan baik dan benar.

    Capaian Kegiatan Belajar

    Mahasiswa dapat melakukan perbanyakan tanaman secara kultur jaringan

    • Mahasiswa dapat menjelaskan terminologi kultur jaringan
    • Mahasiswa dapat menjelaskan prinsip kultur jaringan’
    • Mahasiswa dapat menjelaskan tujuan kultur jaringan
    • Mahasiswa dapat menjelaskan keuntungan dan kerugian kultur jaringan
    • Mahasiswa dapat menjelaskan prasyarat Kultur Jaringan
    • Metode kultur jaringan
    • Mahasiswa dapat melakukan kultur jaringan

    Pokok-Pokok Materi

  • Tugas Akhir dan soal sumatif

  • daftar pustaka