Topic outline

  • General

    Modul 5 ATP

    AGRIBISNIS TANAMAN
    MODUL 5: Produksi dan Pengelolaan Perkebunan
    Semester Genap 2018/2019 - 3 SKS
    Dosen: Prof. Dr. Patang, M.Si

    SELAMAT DATANG

             

    Perkenalkan saya: PATANG

    Saya bekerja sebagai PNS dosen dengan jabatan fungsional Profesor pada Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar

    Perlu saya sampaikan bahwa pada Mata Kegiatan ini, kita akan membahas tentang : Produksi dan Pengelolaan Perkebunan.   

    Rasional dan Deskripsi Singkat

    Perkebunan merupakan aktivitas budidaya tanaman tertentu pada lahan yang luas. Tanaman tertentu adalah tanaman semusim dan atau tanaman tahunan yang jenis pengelolaannya ditetapkan sebagai tanaman perkebunan (UU No. 18 Tahun 2004). Perkebunan dapat dibedakan menjadi perkebunan besar dan perkebunan rakyat dan ditujukan untuk menghasilkan komoditas pertanian dalam jumlah yang besar. Biasanya, aktivitas perkebunan disertai dengan industri pengolahan hasil perkebunan yang sengaja dibangun di area perkebunan. Komoditas yang dihasilkan diolah dan dikemas terlebih dahulu sebelum dijual ke konsumen.

    Dalam perkembangannya, subsektor ini tidak terlepas dari berbagai dinamika lingkungan nasional dan global. Perubahan strategis nasional dan global tersebut mengisyaratkan bahwa pembangunan perkebunan harus mengikuti dinamika lingkungan perkebunan. Pembangunan perkebunan harus mampu memecahkan masalah-masalah yang dihadapi perkebunan selain mampu menjawab tantangan-tantangan globalisasi.

    Pada pasar primer, yaitu pasar hasil perkebunan dari Perkebunan Rakyat, pekebun yang berjumlah ribuan dan terpencar berhadapan dengan beberapa pedagang (desa sampai kabupaten) dan karena sifat produk perkebunan yang harus diolah berhadapan dengan “kelompok” industri pengolahan primer. Struktur pasar yang berkembang cenderung kearah struktur pasar tidak bersaing (oligopsoni). Pengembangan PR, seperti di daerah Perusahaan Inti Rakyat (PIR) untuk merubah struktur pasar oligopsoni justru terjebak pada munculnya struktur pasar monopsoni dimana pekebun berhadapan langsung dengan industri pengolahan.

    Relevansi

    Keberhasilan pendidikan SMK tidak semata-mata diukur dari keberhasilan peserta didik dalam proses pembelajaran, tetapi melalui karya dari keberhasilan yang dicapai. Relevansi pengetahuan dan keterampilan yang diterima peserta didik dengan kebutuhan pengetahuan dan keterampilan pada dunia kerja yang diterima merupakan hasil yang diharapkan dari penyelenggaraan pendidikan. Kurikulum pendidikan SMK hendaknya berorientasi pada proses yang berupa pengalaman dan aktivitas di sekolah serta produk (outcome) yang merupakan hasil dari pengalaman dan aktivitas dari para lulusan di dunia kerja.

    Petunjuk Belajar

    Modul ini terdiri dari 4 Kegiatan Belajar (KB), sesuai dengan pendalaman materi kegiatan pada 4 mata kegiatan yaitu: KB 1 penentuan komoditas tanaman perkebunan, KB 2 manajemen produksi, KB 3 Manajemen Pemasaran, dan KB 4 manajemen personalia. Pada  setiap  KB,  berisi kegiatan membaca materi, melihat video, PPT, mengerjakan tugas dan mengerjakan tes formatif dan tes sumatif.

    Jawablah semua soal formatif dan sumatif pada setiap Kegiatan Belajar, kemudian cocokkan jawaban Anda dengan kunci jawaban dan nilai hasilnya. Apabila Anda mendapatkan hasil 80 % ke atas, maka Anda dinyatakan lulus dan silahkan melanjutkan ke Kegiatan Belajar selanjutnya, tetapi apabila mendapatkan nilai kurang dari 80%, maka Anda diminta membaca dan memahami isi modul kembali dan menjawab soal formatif dan atau sumatif lagi. Mulailah kegiatan dengan KB 1 dan seterusnya.

    Peta Kompetensi

  • Kegiatan Belajar 1 : Penentuan Komoditas Tanaman Perkebunan

    Senang sekali, kita dapat berjumpa kembali pada modul 5 dalam kegiatan belajar 1 ini. Pada kegiatan belajar ini, Anda akan mempelajari tentang penentuan komoditas tanaman perkebunan. Seperti kita ketahui bersama bahwa dalam penentuan komoditas tanaman yang akan diusahakan dalam suatu lahan tidak terlepas dari analisis potensi dan syarat lokasi untuk budidaya tanaman. Oleh karena itu, pengetahuan tentang materi ini menjadi sangat penting. Namun demikian, dalam materi ini telah dilengkapi dengan materi yang sederhana sehingga mudah untuk dipahami, sehingga Anda tidak perlu ragu dan kwuatir dalam mempelajarinya. Disamping itu, untuk  memudahkan dalam mempelajari materi ini, maka materi dilengkapi dengan gambar, video, PPT dan rangkuman, dan untuk mengetahui tingkat pemahaman Anda terhadap materi juga disajikan contoh soal yang dilengkapi dengan kunci jawaban, sehingga Anda dapat mengukur tingkat pemahaman Anda terhadap isi materi. Anda dapat mempelajari materi pada kegiatan belajar ini seperti yang tertuang dalam uraian materi dibawah ini.

    Kegiatan belajar ini membahas potensi geografis Indonesia, kesesuaian persyaratan teknis, kelayakan ekonomi, kelayakan hukum, pemilihan tanaman, dan penentuan komoditas berdasarkan daya dukung lahan, sehingga setelah mempelajari materi ini Anda dapat menentukan kesesuaian persyaratan teknis  seperti penentuan lokasi, kondisi tanah, fasilitas transportasi dan pasokan air, ada tidaknya pasar, daya dukung lahan seperti kemampuan lahan dan kesesuaian lahan serta evaluasi kesesuaian lahan.

    Capaian Kegiatan Belajar

    Mahasiswa dapat melakukan penentuan komoditas tanaman perkebunan untuk dibudidayakan

    • Potensi Geografis Indonesia
    • KesesuaianPersyaratanTeknis
    • KelayakanEkonomi
    • KelayakanHukum
    • Pemilihan Tanaman

    Pokok-Pokok Materi

  • Kegiatan Belajar 2 : Manajemen Produksi

    Dalam kegiatan belajar ini Anda akan mempelajari tentang manajemen produksi dalam budidaya tanaman. Materi ini akan berisi studi kelayakan usaha, aspek keuangan usaha, serta berbagai bentuk analisis dalam menyusun kelayakan usaha. Memang diakui bahwa dalam materi terdapat beberapa perhitungan, namun Anda tidak perlu kwuatir karena materi ini telah disusun menjadi materi yang lebih sederhana dan mudah dipahami yang disertai dengan contoh-contoh sederhana. Disamping itu, untuk  memudahkan dalam mempelajari materi ini, maka materi dilengkapi dengan PPT dan rangkuman, dan untuk mengetahui tingkat pemahaman Anda terhadap materi juga disajikan contoh soal yang dilengkapi dengan kunci jawaban, sehingga Anda dapat mengukur tingkat pemahaman Anda terhadap isi materi. Anda dapat mempelajari materi pada kegiatan belajar ini seperti yang tertuang dalam uraian materi dibawah ini

    Kegiatan belajar ini membahas manajemen produksi tanaman yang terdiri atas perencanaan produk atay komoditas, perencanaan lokasi penanaman, pengendalian produksi, agroklimat, teknologi budidaya, penanganan pasca panen, aspek produksi tanaman perkebunan, dan kelayakan usaha, sehingga setelah mempelajari materi ini Anda dapat melakukan manajemen produksi pertanian dengan baik dan benar.

    Capaian Kegiatan Belajar

    Mahasiswa dapat menjelaskan manajemen produksi pengembangan budidaya perkebunan

    • Manajemen Produksi
    • Sensus Tanaman Perkebunan
    • Kelayakan usaha

    Pokok-Pokok Materi

  • Kegiatan Pembelajaran 3: Manajemen Pemasaran

    Salam jumpa kembali dalam materi modul 5 kegiatan belajar ini. Dalam kegiatan belajar ini Anda akan mempelajari tentangmanajemen pemasaran. Kaitannya dengan manajemen pemasaran, pengetahuan ini cukup rumit dan sangat penting untuk dipelajari karena bagian akhir dari suatu produk pertanian adalah pemasaran. Namun demikian, Anda tidak perlu ragu dan kwuatir karena materi ini telah dilengkapi dengan materi yang sederhana yang mudah untuk dipahami dan dipelajari. Disamping itu, materi juga dilengkapi dengan gambar, PPT dan rangkuman. Untuk mengetahui tingkat pemahaman Anda terhadap materi juga disajikan contoh soal yang dilengkapi dengan kunci jawaban, sehingga Anda dapat mengukur tingkat pemahaman Anda terhadap isi materi. Anda dapat mempelajari materi pada kegiatan belajar ini seperti yang tertuang dalam uraian materi dibawah ini.

    Kegiatan belajar ini membahas faktor-faktor yang mempengaruhi pemasaran, struktur, segmentasi, pasar sasaran, posisi pasar, bauran pemasaran, peramalan, cara mengestimasi pasar, kebutuhan pasar, penyusunan rencana pemasaran dan analisa SWOT, sehingga setelah mempelajari materi ini Anda dapat melakukan manajemen pemasaran serta dapat memasarkan produk berdarkan aspek-aspek pemasaran dengan baik dan benar.

    Capaian Kegiatan Belajar

    Mahasiswa dapat menjelaskan manajemen pemasaran pada tanaman perkebunan

    • Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian Pasar
    • Mahasiswa dapat menjelaskan struktur Pasar
    • Mahasiswa dapat menjelaskan segmentasi pasar, pasar sasaran, dan posisi pasar
    • Mahasiswa dapat menjelaskan strategi bauran pemasaran (Marketing Mix)
    • Mahasiswa dapat menjelaskan peramalan di masa yang akan datang
    • Mahasiswa dapat menjelaskan cara mengestimasi pasar
    • Mahasiswa dapat menjelaskan perencanaan pemasaran

    Pokok-Pokok Materi

  • Kegiatan Pembelajaran 4: Manajemen Personalia

    Dalam kegiatan belajar ini Anda akan mempelajari tentang manajemen personalia. Dalam usaha produksi tanaman, maka pengetahuan tentang manajemen personalia menjadi sangat penting. Pada saat sekarang ini, manajemen personalia sering kali diidentikkan dengan manajemen sumberdaya manusia. Kaitannya dengan manajemen sumberdaya manusia, maka perlu diketahui banyak ilmu terutama yang berkaitan langsung dengan perekrutan, penempatan, pengelolaan dan pengembangan sumberdaya manusia. Materi ini memang cukup sulit, apalagi bagi seseorang yang belum mendalaminya. Namun demikian, Anda tidak perlu ragu dan kwuatir karena materi ini telah disusun dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami serta dilengkapi dengan gambar, video, PPT dan rangkuman. Untuk mengetahui tingkat pemahaman Anda terhadap materi juga disajikan contoh soal yang dilengkapi dengan kunci jawaban, sehingga Anda dapat mengukur tingkat pemahaman Anda terhadap isi materi. Anda dapat mempelajari materi pada kegiatan belajar ini seperti yang tertuang dalam uraian materi dibawah ini.

    Kegiatan belajar ini membahas manajemen sumberdaya manusia yeng terkait dengan pengadaan tenaga kerja yang meliputi perencanaan tenaga kerja, penentuan tenaga kerja, penarikan, metode seleksi, pemeliharaan tenaga kerja serta keselamatan dan kesehatan kerja, sehingga setelah mempelajari materi ini Anda dapat menguasai manajemen personalia yang meliputi perencanaan tenaga kerja, penerimaan tenaga kerja, pemeliharaan dan pengembangan tenaga kerja serta mengaplikasikan keselamatan dan kesehatan kerja.

    Capaian Kegiatan Belajar

    Mahasiswa dapat menjelaskan manajemen personalia dalam mengelola tanaman perkebunan

    • Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian manajemen dan MSDM
    • Mahasiswa dapat menjelaskan peranan personil menejer
    • Mahasiswa dapat menjelaskan keselamatan dan kesehatan kerja

    Pokok-Pokok Materi

  • TUGAS AKHIR DAN SOAL SUMATIF

  • daftar pustaka