Topic outline

  • PENDAHULUAN

    MODUL HYBRID PPG DALAM JABATAN 

    HUMAS DAN KEPROTOKOLAN

    DOSEN: DR. RISMA NISWATY, SS., M.SI

    risma.niswaty@unm.ac.id

    Assalamualaikum....

    Para sahabat ku peserta program. Perkenalkan saya RISMA NISWATY.  Dosen dari Prodi Pendidikan Administrasi Perkantoran Universitas Negeri Makassar (UNM) ..            

    RASIONAL DAN DESKRIPSI SINGKAT

    Masalah penting yang dihadapi oleh lembaga-lembaga ekonomi, bisnis, social dan politik pasca terjadinya revolusi industry adalah masalah pada hubungan (relationship).  Masalah hubungan yang dihadapi lembaga-lembaga tersebut berkisar pada pertanyaan: bagaimana membangun dan mengembangkan hubungan-hubungan yang baik antara lembaga-lembaga tersebut dan masyarakat (public) demi tercapainya tujuan organisasi.  Dalam pemenuhan fungsi manajemen tersebut, maka dibutuhkan fungsi manajemen yang disebut sebagai Hubungan Masyarakat (Public Relations).

     Modul ini dikemas dalam empat kegiatan belajar (4 KB) dan seluruhnya diberi alokasi waktu 32 jam pelajaran (JP), di mana masing masing kegiatan belajar terdiri atas 8 JP. Empat kegiatan belajar tersebut disusun dengan urutan sebagai berikut:

    1)      Kegiatan Belajar 1   : Tata Kelola Humas dan Keprotokolan

    2)      Kegiatan Belajar 2   : Layanan Prima

    3)      Kegiatan Belajar 3   : Prosedur Tata Kelola Humas dan Keprotokolan

    4)      Kegiatan Belajar 4   : Media Humas dan Keprotokolan

     

    Kegiatan belajar dalam modul ini akan dimulai dengan pemahaman terhadap peserta mengenai tata kelola humas dan keprotokolan serta regulasinya.  Selain itu, peserta juga akan dibekali mengenai penerapan pelayanan prima kehumasan.

    Kegiatan belajar selanjutnya adalah penerapan prosedur tata kelola humas dan keprotokolan.  Hal ini dimaksudkan untuk memberikan wawasan tambahan secara praktis mengenai tata kelola kehumasan.

    Kegiatan belajar berikutnya akan memberikan wawasan kepada peserta tentang penerapan kegiatan kehumasan dan keprotokolan pada media baik secara manual maupun digital, sehingga dapat menerapkannya kepada siswa-siswinya.

     

    RELEVANSI

    Keberadaan hubungan masyarakat bukan hanya perlu untuk membina hubungan dengan pihak luar. Namun sangat penting untuk memberikan informasi ke dalam, baik kepada pimpinan maupun sesama karyawan dan guru sendiri, jadi jelaslah bahwa dalam public relation terdapat suatu usaha untuk mewujudkan suatu hubungan yang harmonis antara sekolah dengan piublik sehingga akan muncul opini public yang menguntUngkan bagi kehidupan sekolah tersebut.  Pada hakekatnya keterlibatan masyarakat mempunyai peran yang cukup besar bagi kesuksesan suatu organisasi. Untuk itulah bagi setiap organisasi perlu meningkatkan kerja sama yang baik dengan masyarakatnya sehingga keberhasilan akan diraih sesuai dengan harapan.

  • KEGIATAN BELAJAR 1: TATA KELOLA HUMAS DAN KEPROTOKOLAN

    Untuk memperoleh pemahaman yang mendalam mengenai tata kelola humas dan keprotokolan, maka disusun capaian pembelajaran dan subcapaian pembelajaran.  Diharapkan peserta akan memperoleh pemahaman awal mengenai capaian pembelajaran dari materi ini.

    Adapun Capaian Pembelajaran Mata Kegiatan sebagai berikut:

    1. Menguasai tata kelola humas dan keprotokolan
    2. Memahami regulasi bidang kehumasan dan keprotokolan

    Adapun Subcapaian Pembelajaran Mata Kegiatan sebagai berikut:

    1. Menjelaskan definisi humas dan keprotokolan
    2. Menjelaskan karakteristik humas dan keprotokolan
    3. Mengidentifikasi  macam-macam humas
    4. Mengidentifikasi  fungsi, manfaat, dan tujuan humas
    5. Menjelaskan aspek-aspek humas
    6. Menganalisis kode etik profesi humas
    7. Mengkaji undang-undang tentang humas dan keprotokolan

    Untuk mendukung tercapainya tujuan pembelajaran, maka disajikan beberapa pokok materi yang akan membantu peserta memahami Tata Kelola Humas dan Keprotokolan.  Berikut ini sajian materinya.



  • KEGIATAN BELAJAR II. LAYANAN PRIMA

    Pada kegiatan pembelajaran kedua ini, peserta akan diberikan kompetensi tentang Layanan Prima.  Untuk pemenuhan kompetensi tersebut, maka disusun capaian pembelajaran berikut ini:

    1. Mampu menerapkan humas dan keprotokolan

    2. Menerapkan pelayanan prima kehumasan dan keprotokolan

    Untuk mendukung tercapainya tujuan pembelajaran, maka disajikan beberapa pokok materi yang akan membantu peserta memahami konsep layanan prima kehumasan dan keprotokolan.  Berikut ini sajian materinya

  • KEGIATAN BELAJAR III. PROSEDUR TATA KELOLA HUMAS

    Pada kegiatan pembelajaran kedua ini, peserta akan diberikan kompetensi tentang menentukan prosedur tata kelola humas.  Untuk pemenuhan kompetensi tersebut, maka disusun capaian pembelajaran berikut ini:

    1. Menguasai prosedur tata kelola humas dan keprotokolan

          a. Menjelaskan pengertian manajemen public relations

          b. Menguraikan kedudukan humas

          c. Menjelaskan komunikasi dalam manajemen

    Untuk mendukung tercapainya tujuan pembelajaran, maka disajikan beberapa pokok materi yang akan membantu peserta memahami prosedur tata kelola humas. Berikut sajian materinya:

  • Kegiatan belajAR IV. Media Humas dan Keprotokolan

    Pada kegiatan pembelajaran keempat ini ini, peserta akan diberikan kompetensi tentang Media Humas dan Keprotokolan.  Untuk pemenuhan kompetensi tersebut, maka disusun capaian pembelajaran berikut ini:

    1. Memahami pengertian media humas
    2. Mengenal berbagai bentuk media humas dan keprotokolan
    3. Mendalami fungsi media internal dan eksternal
    4. Memiliki keterampilan yang cerdas dalam memilih media humas dan keprotokolan

     Untuk mendukung tercapainya tujuan pembelajaran, maka disajikan beberapa pokok materi yang akan membantu peserta memahami standar laporan keuangan dan menyusun laporan keuangan.  

    Berikut ini sajian materinya