Topic outline

  • Pengantar Modul Daring

    Selamat datang peserta PPG pada kelas Teknik Elektronika. Pada Modul 5 Teknik Audio Video (TAV) akan dipelajari 4 kegiatan belajar dari 4 kompetensi utama Teknik Audio Video Kita pasti mengetahui salah satu kompetensi yang sangat esensial dalam bidang Teknik ElektronikaI, yaitu

    • KB-1. Penguat Suara

      Akustik (Acoustics) berasal dari kata dalam bahasa Inggris:acoustics, yang berarti ilmu suara atau ilmu bunyi, atau dapat diartikan sebagai sesuatu yang terkait dengan bunyi atau suara. Akustik merupakan kajian bidang ilmu yg mempelajari tentang suara, bagaimana suara diproduksi/dihasilkan, perambatannya, dan dampaknya, serta mempelajari bagaimana suatu ruang/medium meresponi suara dan karakteristik dari suara itu sendiri yang sensasinya dirasakan oleh telinga.

      Aplikasi dari akustik atau penggunaan suara untuk berbicara atau komunikasi antara manusia dan suara juga sangat penting untuk merancang alat musik, stereo surround sound system, menata ruang konser, dan alat bantu dengar. Suara juga dapat digunakan untuk menemukan minyak dan gas, untuk mempelajari gempa bumi dan perubahan iklim, dan untuk memastikan bahwa bayi dalam kandungan ibu sehat. Ada suara yang bisa didengar manusia, tetapi ada juga suara yang hanya bisa didengar oleh beberapa hewan, seperti anjing bersiul.

       Merancang rangkaian dan sistem elektronika sebagai  pengolah dan penguat suara

      Sub Capaian Pembelajaran

      1. Rangkaian penguat mikrophone dan Menguji mikrofon pada sistem akustik
      2. Rangkaian pengatur nada (tone control/equalizer/krossover) pada penguat audio.
      3. Rangkaian pencampur (mixer) audio.
      4. Rangkaian penguat daya
      5. Merancang sistem pengaturan peralatan elektronik home theater, studio rekaman audio untuk kebutuhan ruang kecil (home studio) maupun untuk sistem audio pertunjukan.

      1. Penguat Suara.
        • Sistem akustik
        • Tranduser suara
        • Penguat signal lemah
        • Rangkaian filter dan pengaturan nada
        • penguat daya
      2. Pencampur (mixer) audio
      3. Peralatan elektronik home theater
      4. Studio rekaman

    • KB-2. Pengolah gambar pada sistem video

      Pada sistem elektronik, peralatan yang berfungsi untuk menangkap cahaya dan gambar diam maupun yang bergerak adalah peralatan kamera yang disebut juga dengan peralatan fotografi. Fotografi (photography) berasal dari bahasa Yunani, dari kata photos (cahaya) dan graphien (menggambar). Fotografi secara umum dapat diartikan dengan “ menggambar dengan cahaya”. Pencahayaan tidak bisa lepas dari dunia fotografi. Tanpa cahaya, seorang fotografer tidak akan dapat mengambil gambar dari proses pemotretan. Prinsip kerja kamera adalah menangkap cahaya. Cahaya masuk ke kamera lewat lensa (Subjek dapat dilihat terlebih dahulu melalui viewfinder), difokuskan agar diterima oleh sensor cahaya yang memilah-milah cahaya berdasarkan komponennya. Informasi mengenai konsentrasi komponen cahaya ini diterjemahkan dan diubah menjadi informasi digital untuk kemudian disimpan dalam media penyimpan.

      Menganalisis rangkaian elektronik sebagai pengolah gambar pada sistem video

      Sub Capaian Pembelajaran

      Setelah mempelajari kegiatan belajar ini, peserta dapat mengimplementasikan rangkaian elektronik dan sistem produksi dan reproduksi video seperti:

      1. Sensor gambar untuk kamera
      2. Kamera photo
      3. Kamera Recorder
      4. Sistem CCTV

      1. Sensor gambar untuk kamera
      2. Kamera photo
      3. Kamera Recorder
      4. Sistem CCTV
    • KB-3. Sinyal video pada sistem televisi

      Video adalah media elektronik untuk merekam, menyalin, memutar, menyiarkan, dan menampilkan media visual yang bergerak. Video pertama kali dikembangkan untuk sistem televisi mekanik, yang dengan cepat diganti dengan sistem tabung sinar katoda/ Cathode Ray Tube (CRT) yang kemudian digantikan oleh display panel datar dari beberapa jenis LCD dan LED.

      Teknologi video pertama kali dikembangkan untuk sistem televisi mekanik, yang dengan cepat diganti dengan sistem CRT, tetapi beberapa teknologi baru untuk perangkat video telah ditemukan. Video awalnya hanya sebuah teknologi hidup. Charles Ginsburg memimpin tim riset Ampex yang mengembangkan salah satu perekam pita video praktis pertama yaitu Video Tape Recorder (VTR). Perekam kaset video pertama menangkap gambar langsung dari kamera televisi dengan mengubah impuls listrik kamera dan menyimpan informasi ke pita video magnetik. Teknologi video dikembangkan untuk sistem CRT, tetapi beberapa teknologi baru untuk perangkat layar video telah hasilkan.

      Menganalisis sinyal video pada sistem televisi

      Sub Capaian Pembelajaran

      Setelah mempelajari kegiatan belajar ini, peserta dapat:

      1. Memahami macam-macam sinyal video
      2. Membedakan berbagai macam jenis konektor untuk keperluan tranmisi sinyal video
      3. Menganalisis proses tranmisi sinyal video

      1. Sinyal video
      2. Konektor untuk keperluan tranmisi sinyal video
      3. Proses tranmisi sinyal video
    • KB-4. Pengiriman gambar pada sistem siaran televisi

      Televisi adalah alat komunikasi massa yang digunakan dalam proses komunikasi yang dapat menyampaikan informasi gambar dan suara secara bersamaan. Televisi merupakan media elektronik yang paling sempurna dan mempunyai efek yang paling besar terhadap pemirsa dibanding dengan media elektronik lainnya seperti radio, karena televisi merupakan media audiovisual yang bersifat informatif, hiburan, pendidikan, dan juga alat kontrol sosial. Televisi merupakan suatu media elektronik yang pada saat ini merupakan salah satu sarana media yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan manusia. Karena dari media televisi orang atau masyarakat mendapatkan sebagian dari kebutuhan hidupnya yaitu, informasi, hiburan, pengetahuan, pendidikan dan lain sebagainya.

      Televisi merupakan  sebuah media telekomunikasi terkenal yang berfungsi sebagai pengirim dan penerima siaran gambar bergerak beserta suara, baik itu yang monokrom (hitam-putih) maupun berwarna. Kata "televisi" merupakan gabungan dari kata tele ("jauh") dari bahasa Yunani dan vision ("penglihatan") dari bahasa Latin, sehingga televisi dapat diartikan sebagai “alat komunikasi jarak jauh yang menggunakan media visual/penglihatan.”

      Menganalisis teknik pengiriman gambar pada sistem siaran televisi

      Sub Capaian Pembelajaran

      Setelah mempelajari kegiatan belajar ini, peserta dapat:

      1. Memahami prinsip kerja perangkat pemancar televisi
      2. Memahami prinsip kerja perangkat penerima televisi
      3. Memahami prinsip kerja siaran televisi digital
      4. Memahami konsep televisi satelit
      5. Memahami konsep sistem CATV

      1. Pemancar televisi
      2. Penerima televisi
      3. Prinsip kerja siaran televisi digital
      4. Televisi satelit
      5. Sistem CATV
    • Tes Sumatif Modul 5

      Selamat, Anda telah menyelesaikan kegiatan belajar 1 sampai 4.
      Untuk mengukur penguasaan terhadap seluruh kegiatan belajar ini, silakan mengerjakan tes sumatif berikut ini.