Daftar Istilah

A :

Alikuot : Sebagian tertentu analit yang dianalisis dari keseluruhan sampel sebagai perwakilan suatu sampel. Biasanya diambil dengan pipet volum dari larutan sampel dalam labu ukur.

Akurasi : ketepatan nilai data hasil analisis dengan nilai yang sesungguhnya.

 

F :

Faktor Gravimetri : Banyaknya gram analit per 1 gram endapan

I :

Indikator : Suatu zat yang digunakan untuk mendeteksi titik akhir titrasi,  dapat digunakan indikator visual atau metode instrumental. 

 

K :

Kelewat jenuhan relatif : Angka Banding konsentrasi berlebih suatu zat terhadap kelarutan kesetimbangannya

Koagulasi : Tarik menariknya partikel ukuran koloid, untuk membentuk partikel yang lebih besar yang kemudian mengendap.

Kopresipitasi : Pengendapan ikutan.

 

L :

Larutan Standar : larutan yang sudah diketahui konsentrasinya secara akurat sebagai acuan untuk  menentukan analit yang belum diketahui konsentrasinya.

 

N

Nukleasi : Pembentukan partikel-partikel kecil (inti) ketika hasil kali kelarutan suatu zat telah terlampaui

 

O:

Oklusi : Proses terselubungnya pengotor di dalam kristal.

 

P:

Peptisasi : Proses melarutnya endapan pada saat penyaringan

 

S :

Standar primer : Suatu zat yang tersedia dalam keadaan murni atau keadaan kemurnian yang diketahui, yang digunakan untuk menstandarkan suatu larutan.

 

T :

Titrimetri : teknik analisis untuk penentuan stoikiometri reaksi dengan penambahan jumlah yang terkendali dari pereaksi standar.

 

Titran : larutan penitrasi sedangkan titrat adalah larutan yang ditirasi.

Titrat : larutan yang dititrasi

Titik ekivalen : suatu keadaan pada saat jumlah mol titran setara dengan jumlah mol analit (reaksi sempurna secara teoritis) yang tidak dapat diamati dengan pancaindera.

Titik akhir titrasi adalah saat titrasi diakhiri, jika menggunakan indikator ditandai dengan perubahan warna.

 

 

Last modified: Friday, 18 May 2018, 4:33 PM