Rangkuman M2KB2

  • Penggolongan unsur mula-mula dibuat oleh Dobereiner berdasarkan Triade, dan kemuadian oleh Newlands berdasarkan hukum Oktaf. Kedua cara ini mencari hubungan antara massa atom relatif dengan sifat unsur. Mendeleyev menggolongkan unsur berdasarkan hukum periodik, yang menyatakan bahwa sifat unsur merupakan fungsi massa atom relatifnya. Sistem ini mempunyai banyak kelebihan, antara lain menyediakan kotak kosong bagi unsur yang belum ditemukan. Setelah Moseley berhasil menemukan nomor atom, lahirlah hukum periodik versi modern yang menyatakan sifat unsur merupakan fungsi periodik nomor atomnya. 
  • Sistem periodik modern disusun berdasarkan konfigurasi elektron unsur. dalam sistem ini, unsur dibagi atas blok s, p, d, f, serta terdiri dari golongan utama (blok s dan p) dan golongan transisi (blok d dan f). Unsur segolongan mempunyai elektron valensi yang sama, dan yang seperiode mempunyai jumlah kulit yang sama. Unsur yang cenderung melepaskan elektron disebut logam (unsur blok s, d, f dan sebagian p) dan yang cenderung menerima elektron disebut non logam (sebagian blok p). Unsur yang dapat melepaskan atau menerima elektron disebut metalloid (sebagian kecil blok p). 
  • Kemiripan sifat unsur terdapat dala arah vertikal (segolongan), arah horizontal (seperiode) serta arah diagonal (mempunyai jari-jari yang hampir sama). Unsur mempunyai sifat periodik dalam jari-jari atom, energi ionisasi, affinitas elektron, dan keelektronegatifan. Keperiodikan itu berguna dalam menentukan atau membandingkan sifat dua unsur atau lebih dalam segolongan/seperiode.

Last modified: Saturday, 1 December 2018, 11:44 AM